travel

Lapisan Es di Laut Alaska Berkurang Drastis dari 5.500 Tahun Lalu

33Views

Pemanasan global telah berdampak pada berkurangnya lapisan es yang ada pada laut di Alaska berkurangnya es tersebut bisa dibilang yang paling drastis jika dibandingkan dengan 5500 tahun yang lalu

Para ilmuwan lingkungan mengungkapkan bahwa berkurangnya lapisan es pada laut bering di Alaska ini menjadi salah satu yang terparah dibandingkan dengan 5500 tahun yang lalu

Para ilmuwan mengatakan bahwa di beberapa dekade terakhir rupanya laut bering di Alaska ini telah kehilangan beberapa balok es dikarenakan beberapa

BACA JUGA :  Promo Beli 1 Gratis 1 Trans Studio Bandung Diperpanjang

Faktor seperti radiasi pada sinar matahari serta pemanasan global yang ditimbulkan oleh gas rumah kaca serta disebabkan oleh beberapa aktivitas manusia

Hadirnya kesimpulan bahwa berkurangnya balok es di laut bering Alaska tersebut adalah hasil dari penelitian para ahli di St Matthews Island yaitu sebuah pulau kecil yang terletak di Alaska

Para peneliti melakukan pengujian dan juga analisis vegetasi di beberapa pulau dan mendapatkan bahwa lapisan es pada wilayah tersebut sedang mengalami sebuah fase yang bisa dibilang yang paling rendah sejak 5500 tahun yang lalu.

BACA JUGA :  Gara-gara Tidak Mau Pakai Masker, Ibu Dan Anak Diusir di Pesawat

Direktur alazka stable isotope facility yang bernama woller mengatakan bahwa apa yang ia lihat sekarang memang tidak bisa diramalkan di masa lalu ia tidak akan menyangka bahwa hal ini akan terjadi di Alaska

Sekarang ini para ilmuwan sedang fokus untuk menganalisa beberapa sampel dari tanah pulau tersebut dan hasilnya adalah mereka menemukan beberapa material tanaman yang sudah mengalami dekomposisi

BACA JUGA :  Arab Saudi Tetap Gelar Konser Music Akbar 5 Hari, Meski Ada Pandemi

Dalam penelitian itu juga mereka mengetahui sejarah dari perubahan pulau tersebut pada beberapa dekade ke belakang dan juga mereka menemukan bagaimana lapisan es di Alaska bisa berubah

Dan hasilnya adalah pengurangan lapisan es di Alaska tersebut diakibatkan oleh naiknya suhu di lautan yang disebabkan oleh pemanasan global serta perubahan iklim yang ekstrem.