techno

Realme Watch S Bocor di Internet

36Views

Setelah pada sebelumnya telah beredar bahwa perusahaan realme akan meluncurkan sebuah produk baru yaitu Watch S pro

Rupanya produk dari perusahaan resmi tersebut telah lolos dari sertifikasi FCC seakan tidak mau gambar handphone-nya keluar produk watch s pro tersebut perusahaan realme kembali menghadirkan produk baru yaitu watch S

Hal ini seperti yang telah dilaporkan oleh gsmarena bahwa kabar diluncurkannya produk terbaru dari rami tersebut hadir pada sebuah tweet dari @yabhishekd

Rencananya produk realme watch s tersebut akan memiliki sebuah kode name yaitu RMA207 yang dimana produk ini telah lolos dari sertifikasi FCC sebelumnya

BACA JUGA :  Perbandingan Realme C15 VS Realme C11

Selain memiliki sertifikasi dari FCC produk ini juga ternyata telah memiliki dan telah disertifikasi oleh Sirim Malaysia serta perusahaan sertifikasi lainnya yaitu EEC di negara rusia.

Rencananya watch s tersebut rencananya akan diluncurkan oleh perusahaan resmi secara global dan mulai dirilis resmi pada bulan Oktober 2020 mendatang

Untuk kapasitas baterai dari watch s ini rencananya akan dibekali oleh kapasitas baterai sebesar 390 mah serta akan dilengkapi oleh sertifikasi ip68, dan tidak

BACA JUGA :  iPhone SE 2020 Resmi Dirilis di Indonesia, Inilah Harganya!

Hanya itu produk keluaran realme ini juga akan memiliki tombol pada bagian kanan dan untuk desain nya akan sedikit mirip dengan seri Watch S pro

Untuk spesifikasi dari watch s ini untuk sekarang belum diketahui seperti apa spesifikasinya namun ketika kita mengacu pada seri sebelumnya yaitu watch S pro

Bisa saja produk ini tidak jauh beda adapun spesifikasi yaitu memiliki layar amoled 1,39 inci yang akan beresolusi sebesar 454 x 454 pixel

BACA JUGA :  WhatsApp Web Kini Akan Didukung Fingerprint

Adapun beberapa fitur yang tersedia bisa saja tidak jauh beda dengan seri sebelumnya itu seperti sleep monitoring, heart rate monitoring dan masih banyak lagi fiturnya

Kemungkinan watch s ini akan mulai dirilis baru di negara Amerika serikat saja namun untuk perilisan secara global dan juga Indonesia mungkin kita harus menunggu waktu lebih lama.