sports

Bintang AS Roma dijual Gratis

Bintang AS Roma dijual GratisDiego Perotti
20Views

Berita mengejutkan sekaligus penuh perhitungan muncul dari AS Roma yang secara mengejutkan pada bursa transfer musim ini melepas Diego Perotti Bintang AS Roma dijual gratis ke sebuah klub Turki sebelum masa kontraknya berakhir pada Juni 2021.

Di saat akhir bursa transfer musim panas 2020 yang akan ditutup pada Senin, 5 Oktober 2020 nanti, tampaknya AS Roma lebih tampil aktif. Setelah keberhasilannya membawa Penyerang Borja Mayoral dari Real Madrid dengan status pinjam pemain.

AS Roma juga memastikan langkahnya yang sedikit lagi akan berhasil mengubah staus menjadi permanen untuk Chris Smalling dari Manchester United dan bergabungnya Bek Pinjaman dari Setan Merah, Timothy Fosu-Mensah.

BACA JUGA :  PP PBSI Putuskan Untuk Mundur di Piala Thomas dan Uber 2020

Diego Perotti tampaknya tidak sendirian, Cengiz Under dan Alessandro Florenzi juga dipelas oleh AS Roma di bursa transfer pemain ini.

AS Roma memberikan ijin melakukan perpindahan Perotti ini ke Fenerbahce sebuah klub turki tanpa biaya transfer sama sekali alias Bintang AS Roma dijual secara gratis ke Fenerbahce. Namun Fenerbahce memiliki kewajiban menanggung penuh gaji sayap kiri pemain asal argentina itu.

BACA JUGA :  Daftar Pembalap Sementara MotoGP 2021

Diego Perroti bergabung dengan AS Roma setelah sebelumnya memperkuat Genoa sesama klub Serie A Italia, pada bursa transfer musim dingin 2016 lalu dengan bandrol sebesar 10 Juta Euro atau sekitar Rp. 174 milliar.

Pada musim lalu dia tercatat menyumbangkan 6 gol dan 4 assist pada 26 kali pertandingan dari semua kompetisi yang digelar. Belakangan dia mulai sulit bersaing dengan pemain lainnya seperti Justin Kluivert dan Henrikh Mkhitaryan.

BACA JUGA :  Latihan Jarak Jauh ala Persipura

Di usia 32 tahun ini ditambah dengan kontrak yang tinggal satu tahun lagi, manajemen AS Roma melakukan tindakan dan keputusan yang dinilai cukup menghebohkan dan tepat. Sebab dengan demikian AS Roma terbebas dari beban untuk memberikan gaji dan otomatis beban financial AS Roma berkurang.

Langkah ini oleh sebagian pengamat dianggap tepat namun beresiko bagi AS Roma sendiri, terlebih lagi AS Roma membutuhkan pemain bintang nya untuk dapat setidaknya mempertahankan performa nya pada musim berikutnya.