news

Pemerintah Jakarta Tetapkan Sanksi Bagi Yang Melanggar PSBB

62Views

CNews.id – Pemerintah Porvinsi DKI Jakarta akan semakin tegas dalam memberikan sanksi bagi pengendara mobil, sepeda motor, dan angkuta umum  yag melanggara regulasi dalam PSBB (Pembatasan Sosial Bersekala Besar).

Hal tersebut telah dibukti dengan adanya Peratura baru daari Gubernur Nomor 41 Tahun 2020 tetang pengenaan Sanksi terhadapt Pelanggaran Pelaksanaan PSBB dalam penangan pandemi viruscorona Covid-19.

Dalam pergub tersebut yakni memiliki 3 tujuan utama. Pertama untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadapt social distancing, physical distancing dan penerapan protokol pencegahan Covid-19.

Selain itu, sebagai langkah dalam pemberian kepastian hukum dalam pengenaan sanksi dalam pelaksaan PSBB, serta dalam mengoptimalkan PSBB dalam menekan penyebaran Covid-19.

BACA JUGA :  Pengusaha Bisa Kena Denda Jika Tak Bayar THR

Bagi pengendara mobil pribadi yang melanggar PSBB, seperti membawa penumpang dan tak mengenakan masker, maka sanksi yang akan diterima berupa denda administatif, penderekan hingga kerja sosial.

Hal tersebut telah di jelaskan dalam Pasal 13 ayat (1) mengenai Penggunaan Moda Transportasi untuk Pergerakan Orang dan Barang yang didalamnya sebagai berikut.

(1) setiap pengemudi mobil penumpang pribadi yang melanggar pembatasan jumlah orang dengan maksimal 50% dari kapasitas kendaraan dan tidak mengenakan masker dalam kendaraan akan dikenakan sanksi:

a. denda administratif dengan nomimal paling sedikit Rp 500.000,00 dan paling banyak Rp 1.000.000,00.

BACA JUGA :  Setelah Satu Dekade Berjalan Wikipedia Baru Ubah Tampilan

b. kerja sosial berupa membersihkan sarana fasilitas umum dengan mengenakan rompi, atau

c. akan diberlakukan tindakan penderekan ke tempat penyimpanan kendaraan bermotor yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi DKI.”

Sedangkan bagi pengendara motor, akan diatur dengan ketentuan Pasal 14, baik itu berupa sanksi denda atau kerja sosial, membersihkan sarana fasilitas dan penderekan.

Begitu pula bagi pengendara ojek online yang membawa penumpang saat penerapan PSBB Berlangsung akan di sanksi dengan perutana pada Pasal 14 ayat 1 dan 2 sebagai berikut:

BACA JUGA :  Taemin Shinee dan Single 2 KIDS Pasca Cederanya!

“(1) Setiap pengendara sepedar motor atau roda dua yang melanggar ketentuan membawa penumpang dan tidak menggunakan masker akan dikenakan sanksi:

a. denda administratif dengan jumlah paling sedikit Rp 100.000,00 dan paling banyak Rp 250.000,00.

b. kerja sosial berupa pembersihan sarana fasilitas umum dengan mengeakan topi dan rompi, atau

c. akan diberlakukan penderekan ke tempat penyimpanan kendaraan bermotor yang telah disediakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Leave a Reply