financefood

Maskapai Thai Airways Bangkrut, Kini Banting Setir Jual Gorengan

61Views

Sebuah maskapai penerbangan di negara Thailand yaitu maskapai Thai Airways baru-baru ini telah bangkrut karena efek dari pandemi dan juga jarang nya ada orang yang yang bepergian menggunakan maskapai mereka.

Saat ini maskapai penerbangan tersebut telah banting setir dengan menjual gorengan kepada ada pelanggan nya yang mereka buat sendiri.

Gorengan yang disuguhkan oleh maskapai tersebut adalah gorengan yang bernama patong-go jika di Indonesia mungkin gorengan ini sejenis dengan gorengan cakwe.

BACA JUGA :  Denda Kepada Grab Sebesar Rp30 M Dibatalkan

Tidak main-main dengan banting stir menjadi di penjual gorengan tersebut maskapai ini telah menghasilkan omset yang cukup lumayan besar yaitu per bulannya bisa sampai 10 juta baht.

Atau bila kita rupiahkan ke mata uang Indonesia per bulan bisa menghasilkan omset sekitar Rp4,7 miliar Rupiah.

Chamsing selaku presiden Thai Airwaysmengatakan bahwa penjualan gorengan ini sangat populer dan juga terkenal di kalangan para pelanggannya bahkan orang-orang yang membeli di sini rela melakukan antri panjang untuk membeli nya.

BACA JUGA :  4 Negara Ini Diperkirakan Kebal Resesi

Untuk harga dari setiap kotak gorengan patong-go ini ini mereka hargai seharga 50 baht atau bila dirupiahkan sekitar Rp23 ribuan yang dimana isi di dalamnya 3 gorengan dan juga sebungkus saus untuk melengkapi gorengan tersebut.

Karena begitu populernya gorengan ini dan menuai kesuksesan besar rencananya maskapai tersebut akan berencana untuk membuat franchise di produk gorengannya tersebut.

Untuk saat ini maskapai Thai Airways baru mempunyai sekitar 5 gerai untuk menjual gorengannya tersebut yang di mana gerai ini tersebar di seluruh Bangkok Thailand.

BACA JUGA :  Cara Memilih Minyak Goreng Yang Sehat

Untuk pusat dari gerai itu sendiri berada di di pusat distrik Chatuchak serta berada di kantor cabang Thai Airways di daerah Silom.

Penjualan gorengan ini ini hampir rutin dijual setiap harinya dibuka mulai dari pagi sampai dengan habis gorengannya, akan tetapi di beberapa gerai tidak dibuka setiap hari kadang-kadang hari-hari tertentu Tidak berjualan.